Sebenarnya saya termasuk tipe orang yang malas mengikuti tradisi-tradisi yang meribetkan. Tetapi mengingat perkataan seseorang bahwa tradisi, jikalau memang filosofinya bagus, kenapa musti dihapuskan, apakah tidak lebih baik tetap diikuti?
Maka untuk keperluan my Big Day tanggal 27 Jun nanti pun, maka ada 1 event yang musti diikuti, yaitu sangjit atau dalam tradisi Indonesia dikenal sebagai serah-serahan.
Inti dari sangjit, yang dilakukan setelah acara lamaran dan biasanya antara 1 bulan hingga 1 minggu sebelum hari H-nya, adalah prosesi membawa serah-serahan dari pihak pria ke pihak wanita. Link berikut dapat dijadikan reference terkait sangjit ini “Sangjit”.
Saat perencanaan sangjit ini, sempat ada kebingungan bagaimana prosesinya sebenarnya, secara dari pihak saya pun tidak ada yang baku, apalagi dari pihak wanitanya. Karena tiap daerah atau keluarga mempunyai aturan masing-masing. Ada yang bilang begini, ada yang bilang harus bawa ini, ada yang bilang gak boleh begitu…. wah cape dech..
Tetapi yang jelas: secara formal pihak pria (saya) sudah meeminta ke pihak wanita secara formal dengan membawa persembahan serah-serahan. Dan itu yang penting. So done!
Next step: preparation for the big Day….4 weeks left
Meanwhile, a big hurdle is coming to us… we just need to rely on HIM.
Filed under: Darling, Family Circle, Me myself, Wish & Expect, beyond days







